“akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku”
(kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendala wangi
kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin)
“apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika ku dekap kau, dekaplah lebih mesra, lebih dekat”
(lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi, kota kita berdua, yang
tua dan terlena dalam mimpinya. kau dan aku berbicara. tanpa kata, tanpa
suara ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)
“apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu. kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta?”
(haripun menjadi malam, kulihat semuanya menjadi muram. wajah2 yang
tidak kita kenal berbicara dalam bahasa yang tidak kita mengerti.
seperti kabut pagi itu)
“manisku, aku akan jalan terus
membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
bersama hidup yang begitu biru”
Selasa, 1 April 1969
Friday, March 1, 2013
Tuesday, February 19, 2013
Mandalawangi - Pangrango
Rindu Mandalawangi ~ begitu rindu :')
Tidak heran jika Soe Hok Gie pernah mencintai Mandalawangi dengan puisinya :
“Mandalawangi – Pangrango”
Senja ini, ketika matahari turun kedalam jurang2mu
aku datang kembali
kedalam ribaanmu, dalam sepimu dan dalam dinginmu
walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna
aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan
dan aku terima kau dalam keberadaanmu
seperti kau terima daku
aku datang kembali
kedalam ribaanmu, dalam sepimu dan dalam dinginmu
walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna
aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan
dan aku terima kau dalam keberadaanmu
seperti kau terima daku
aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi
sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada
hutanmu adalah misteri segala
cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta
sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada
hutanmu adalah misteri segala
cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta
malam itu ketika dingin dan kebisuan menyelimuti Mandalawangi Kau datang kembali
Dan bicara padaku tentang kehampaan semua
Dan bicara padaku tentang kehampaan semua
“hidup adalah soal keberanian, menghadapi yang tanda tanya “tanpa kita mengerti, tanpa kita bisa menawar
‘terimalah dan hadapilah
‘terimalah dan hadapilah
dan antara ransel2 kosong dan api unggun yang membara
aku terima ini semua
melampaui batas2 hutanmu, melampaui batas2 jurangmu
aku terima ini semua
melampaui batas2 hutanmu, melampaui batas2 jurangmu
aku cinta padamu Pangrango
karena aku cinta pada keberanian hidup
karena aku cinta pada keberanian hidup
Jakarta 19-7-1966
Saturday, February 16, 2013
Sleep Paralysis atau apa? ~
Pernah ga ngerasa waktu tidur tiba - tiba badan terasa sangat berat dan ga bisa digerakin? gue pernah.. sering malah dan ini buat gue ngarasa keganggu dan takut.
Banyak nama untuk menyebutkan kejadian ini, tindihan, reprepan dalam bahasa sunda, dan sleep paralysis dalam bahasa saintis
Kejadian ini ga hanya sekali atau 2 kali tapi sering, sampe - sampe gue takut buat tidur.
Awalnya gue ngalamin kejadian ini ketika gue masih SMA,
ceritanya gue lagi tidur dikamar tiba - tiba gue bangun, settingan ruangan persis sama kaya gue tidur. Saat nyoba buat ngegerakin badan ga bisa sama sekali, bahkan buat ngegerakin jari aja ga bisa, akhirnya gue mencoba buat teriak, berharap ibu atau kakak - kakak gue denger dan cepet nolongin, tapi ternyata buat ngucapin 1 katapun gue ga bisa. gue terus berusaha buat bergerak, tiba - tiba gue liat anak kecil dateng nyamperin gue, ga serem tapi.. gue cuma bisa heran dan baca doa - doa yang gue inget, dia ngedeketin gue dan megang perut gue, akhirnya dengan usaha yang keras gue berusaha nyingkirin tangannya dari perut gue dan berhasil, gue ngerasa tangannya begitu dingin... entah ini nyata atau ngga, saking takutnya gue tetep baca - baca dan akhirmya gue bangun dan bisa bergerak. Bangun - bangun badan jadi kerasa ga enak, keringetan dan capek luar biasa.
Sebelumnya gue udah ngalamin hal yang mirip kaya gini, ga bisa bergerak, entah itu mimpi atau bukan... settingan tempatnya persis sama dengan kenyataan, tapi gue ga inget detailnya, yg paling gue inget ya yang cerita diatas, saking seremnya. Setelah kejadian itupun gue masih tetep ngalamin reprepan. Macem - macem kejaidiannya.. dari denger suara - suara bahkan berasa ngeliat wujud yang nindihin, ngerasa roh mau dibawa entah kemana dan bikin gue takut.
gue penasaran dengan apa yang gue alamin saat tidur, cerita ketemen - temen dan nanya apa mereka pernah ngerasain kejadian itu dan jawabannya ngga, sempet searching - searching dan akhirnya gue dapet klo kejadian yg gue alami itu disebut Sleep Paralysis dan berdasarkan artikel yang gue baca itu hanya halusinasi, entahlah... gue masih bingung.
ini kutipan dari salah satu artikel...
"Sleep Paralysis (SP) terjadi ketika seseorang mempunyai masalah dengan otak seperti stress, lelah, atau insomnia, otak akan bekerja dengan tidak baik sehingga tahap tidur akan kacau dan yang terjadi pada penderita SP adalah ketika memasuki tahap tidur ringan -- ketika masih setengah sadar dan masih mengira dirinya masih terjaga-- kemudian langsung melompat ke tahap tidur REM (rapid eye movement). Seperti yang kita tahu, di tahap mimpi selalu terjadi adanya bayangan-bayangan, entah seseorang, orang asing, atau bahkan sosok aneh. Jadi, ketika memasuki tahap REM, kita seperti melihat sosok bayangan di hadapan kita atau bahkan menindihi kita, yang sebenarnya halusinasi kita yang dibuat oleh otak untuk mimpi kita"akhirnya gue melakukan riset kecil - kecilan, setiap abis reprepan gue inget - inget kejadian sebelum gue tidur, hasilnya :
1. gue ngalamin reprepan karena gue lupa baca doa sebelum tidur
2. gue mulai bisa tau gejala - gejala klo gue udah mau kena reprepan, dipikiran itu terasa ada 2 pikiran, halah.. gue jd bingung ngejelasinnya.. intinya ada 2 pikiran antara pikiran gue dan entah siapa satu lagi, yang muncul bergantian, dan rasa ngantuk yang sangat padahal mata ga mau merem.
untuk hasil yang kedua gue masi ga bisa ngontrol, karena setiap gue ngeh ini pasti mau reprepan tetep aja gue tidur dan akhirnya ngalamin kejadian aneh itu. Jadi gue lebih milih untuk ga akan pernah lupa baca doa sebelum tidur.
jangan lupa baca doa sebelum tidur yah...
just share my story.. :)
Subscribe to:
Posts (Atom)